Minggu, 09 Februari 2014

Empat kuadran hidup Manusia




Menurut seorang pakar keuangan dan juga seorang pendidik, Robert T kiyosaki, ada empat jenis kelompok manusia berdasarkan sumber pendapatannya.
  1. Karyawan
Karakteristik dari kuadran ini adalah mereka bekerja kepada orang lain, baik badan usaha swasta maupun pemerintah. dengan kata lain mereka menjual waktunya untuk mendapatkan bayaran berdasarkan jam dari pagi sampai sore. Atau dari pagi hingga larut malam. Atau pagi lagi. Mereka yang berada di kuadran ini sangat rentan karena bisa terkena PHK kapan saja, atau jatuh sakit, dan lain-lain. Di samping itu, mereka tidak punya banyak waktu untuk keluarga. Sebagian besar waktunya atau bahkan sepanjang hidupnya sibuk bekerja. Tentu saja bila ini berlangsung lama, dia akan mengalami goncangan dalam kehidupannya baik di rumah tangganya maupun di lingkungan sosialnya.
  1. Orang yang bekerja sendiri
Karakteristik dari kuadran ini adalah pemilik usaha sekala kecil  misalnya salon, restoran, bengkel, restoran, warung, dan lain-lain. Orang yang ada di kuadran ini bagian dari sistem dari usaha yang dijalankannya. Mereka tidak dapat pergi jauh meninggalkan usahanya selama kurun waktu yang lama, sebab usahanya akan goncang karena tidak adanya monitor atau kontrol darinya. Mereka yang berada di kuadran ini juga rentan sebab resikonya banyak dan banyak biaya yang keluar sementara belum ada jaminan usahanya akan untung dalam waktu dekat. Selain itu, mereka juga tidak punya banyak waktu untuk diri sendiri dan keluarga. selain itu orang yang berada di kuadran ini diantaranya seorang professional; dokter, pengacara, dan lain-lain. dimana mereka tidak bisa digantikan.
  1. Pemilik usaha dengan skala besar
Kelompok yang berada di kuadran ini adalah seorang pemilik perusahaan besar atau pemilik franchise; Starbucks, Mc Donald, KFC, dan lain-lain. Mereka yang ada di kuadran ini memiliki modal yang sangat besar untuk membeli sistem dan orang yang bekerja berdasarkan sistem. Pemilik usaha ini tidak perlu ada di tempat namun ia tetap mendapatkan pemasukan dari keuntungan usahanya.
  1. Investor atau penanam modal
Orang yang ada di kuadran ini adalah para penanam modal di berbagai lahan usaha. misalnya pemilik perumahan yang disewakan atau kontrakan atau orang yang menanamkan sejumlah besar uang di bank untuk diambil bunganya saja. Orang berada di kuadran ini juga tidak harus bekerja secara fisik namun uang akan mengalir padanya.

Memahami diri sendiri melalui empat kuadran
Dari ke empat kuadran ini tentu masing-masing mempunyai kekurangan dan kelebihannya. Untuk dua kuadran pertama, mereka memperoleh pendapatan dari Aktif Income (AI). Sedangkan dua kuadran terakhir dari Pasif Income (PI). Kebanyakan kelompok manusia berada di wilayah Aktif Income (AI). Sementara wilayah Pasif Income tidak banyak yang menggarapnya. Umumnya wilayah PI adalah wilayah orang-orang yang super kaya. Dan orang-orang yang berada di wilayah AI secara langsung ataupun tidak mereka berada di wilayah kontrol kelompok PI. mereka adalah kelompok ekonomi lemah atau kelompok kelas ekonomi menengah. Lalu, mereka yang berada di wilayah AI, hingga kapan akan terus berada di wilayah tersebut dan membiarkan berada dalam kontrol kelompok PI?
Pertanyaannya sekarang, bisakah kita berpindah kuadran atau mempunyai lebih dari satu kuadran? Jawabannya tentu bisa. Dan banyak yang berada di lebih dari satu kuadran dalam memperoleh penghasilannya. Lalu, bisakah kita berada di wilayah PI tanpa harus mempunyai modal yang besar? Jawabannya tentu bisa.
Fenomena lahirnya bisnis jaringan sejujurnya bisa menjadi pilihan bijak. Selama ini bisnis jaringan masih dianggap asing dan berbahaya. Anggapan ini lahir karena praktek dari para oknum yang memanfaatkan orang dengan menggunakan istilah bisnis jaringan, misalnya paktek money game yang pernah berlangsung sekitar satu abad di wilayah eropa dan sekitarnya. Inilah yang membuat masyarakat masih enggan dan trauma terlibat dalam bisnis jaringan.
Bisnis jaringan pada prisnipnya mirip seperti pola mikro ekonomi atau koperasi tapi dalam bentuk lain yang lebih modern. Spiritnya adalah dari dan untuk kita. Saat ini begitu banyak perusahaan bisnis jaringan muncul dengan produk dan rencana bisnisnya masing-masing. Tidak semua bisnis jaringan memilki pola pendidikan yang bagus. Oleh karena itu, perusahaan bisnis jaringan yan baik adalah yang memberikan pola pendidikan yang solid dan membantu kita memahami dan mampu untuk berpindah kuadran dari AI menuju PI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar